MELIRIK PELUANG BISNIS PADA APLIKASI INSTAGRAM BISNIS

Siapa yang tidak kenal Rachel Vennya? Selebgram cantik ini kembali terlihat mengiklankan produk-produk di Instagram Story setelah beberapa waktu menonaktifkan akun media sosialnya. Tahun 2021 lalu Rachel Vennya telah divonis 4 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan setelah diketahui kabur dari karantina sepulangnya dari New York, namun keputusan pada Rachel untuk tidak ditahan oleh pihak berwajib membuat warganet geram. Terlebih kini Rachel masih bisa endorse sehingga membuat warganet kelewat emosi.

Seperti yang kita ketahui perkembangan teknologi di negara Indonesia saat ini kian pesat, namun sangat disayangkan jika tidak diimbangi dengan perkembangan perekonomian negara. Sudah banyak hal yang berkembangan di dunia ini, salah satunya adalah gawai. Banyak hal yang dapat dimanfaatkan dengan adanya perkembangan teknologi saat ini, salah satu yang dilihat masyarakat saat ini adalah sebah peluang usaha melalui gawai atau biasa disebut bisnis online (olshop).

Kemunculan aplikasi media sosial menyebabkan banyak masyarakat bermigasi menjadi seorang pengusaha bisnis online dikarenakan banyak platform market place yang menjadi ladang usaha baru kaum milenial. Aplikasi ini dapat diakses secara gratis oleh seluruh pengguna smartphone, salah satu aplikasi tersebut bernama Instagram.

Sumber: Beritasatu

Menurut Beritasatu aplikasi Instagram menduduki peringkat ke tiga dengan pengguna terbanyak dengan jumlah yaitu sekitar 70-80 juta pengguna di Indonesia, jadi tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan Instagram sebagai ladang usahanya. Instagram juga memiliki fitur Instagram bisnis yang cocok digunakan oleh pengusaha olshop dalam mempromosikan produknya. Penggunaan bahasa yang menarik sangat dibutuhkan dalam Instagram bisnis.

Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi atau alat interaksi yang hanya dimiliki oleh manusia. Bahasa yang digunakan oleh pengusaha olshop adalah bahasa yang menarik perhatian calon pembeli, karena dalam fitur Instagram bisnis pengusaha olshop menyajikan produk berupa gambar yang diposting dan visualisasikan secara menarik melalui gambar dan juga bahasa yang terdapat pada caption. Tidak heran jika sekarang ini banyak caption-caption yang menarik pada fitur Instagram bisnis, banyak juga jasa pelatihan copywriting untuk mengisi caption pengguna Instagram.

Menurut Aji (2020:10) Copywriting adalah jembatan yang dibuat semenarik mungkin untuk menghubungkan antara pikiran pengusaha online kepada calon pembeli yang berisi informasi penting mengenai suatu produk sejelas-jelasnya. Copywriting biasanya berisi diskripsi barang atau jasa yang ditawarkan. Bahasa Copywriting akan menarik jika disajikan dengan Bahasa yang santai, bersifat persuasive dan juga menghibur di setiap postingan yang diunggah sehingga bahasa copywriting yang diiklankan secara terus menerus mampu mempengaruhi pembaca dalam menentukan pilihannya. Bagi pengusaha olshop juga perlu mengetahui bahwa konten yang diunggah sebaiknya tidak hanya gambar produknya namun juga berupa konten hiburan, pengetahuan, dan info-info menarik.

Penggunaan copywriting menghubungkan antara bahasa komunikasi, dan juga sosiolinguistik. Sebelum masuknya era globalisasi yang menuntut adanya era gigital, para pengusaha hanya menawarkan produknya melalui bahasa lisan namun saat ini semakin berkembangnya digital membuat para pengusaha tersebut mulai melirik cara komunikasi baru di era digital dengan copywriting yang lebih menarik konsumen, cara komunkikasi ini dapat menciptakan pola baru dalam varian bahasa non resmi atau santai di dunia perekonomian.

Copywriting memiliki keunikan tersendiri terutama pada penggunaan bahasa dalam kategori ragam Bahasa non resmi sehingga penggunaan bahasanya sering terjadi komunikasi yang bersifat auditori dan memunculkan variasi bahasa khas yang meliputi:

1) Zeroisasi atau penghilangan fonem yang terdapat di awal, tengah, atau akhir suku kata. Ada tiga kategori Zeroisasi, antaranya: 

a. Apheresis, Contoh: /sehingga/ menjadi /hingga/ 

b. Apokop, Contoh: /juga/ menjadi /jug/ 

c. Sinkop, Contoh: /karena/ menjadi /karna/

2) Monoftongisasi, Contoh: /bangau/ menjadi /bango/.

3) Perubahan leksikal, Contoh: /semangat/ menjadi /cemungut/

4) Abreviasi, Contoh: /admin scarlett/ menjadi /minett/

5) Elipsis, Contoh: (kamu kapan beli produk ini?) menjadi (kamu kapan?)

6) Onomatope, Contoh /hahaha/

7) Mixing code, contohnya /anti acne serum

Perubahan linguistik copywriting memiliki tujuan terutama pada bahasa dalam akun Instagram bisnis yang mampu menampilkan identitas bisnisnya melalui bahasa, dengan harapan akan mengembankan bisnis online tersebut. Namun jika copywriting ini jika semakin sering digunakan dengan bahasa non resmi yang mengalami perubahan lingusitik maka bahasa Indonesia akan tertimbun dan identitas bahasa Indonesia tidak terlihat.

Referensi:

Aji, Darmawan. (2020). Copywriting Canvas: Langkah Mudah Menulis Copywriting Tanpa Pusing. Motiva Kreasi Indonesia: Surakarta.

https://www.beritasatu.com/digital/733355/data-ini-media-sosial-paling-populer-di-indonesia-20202021

Komentar

Postingan populer dari blog ini